Yayasan PSA Sulit Air Lepas 47 Siswa TA 2018/2019

Sulit Air, SuhaNews. Yayasan Pendidikan Sekolah Agama (PSA) Sulit Air melepas 47 siswanya yang menyelesaikan pendidikan pada tahun ajaran 2018/2019 ini. Acara perpisahan digelar di kampus PSA Sulit Air pada Kamis (2/5). Selain wali murid ikut hadir dalam acara sehari ini Ketua Yayasan PSA Drs. Katmi Badri, Ketua Komite PSA Nasrizal, M.Pd, Wali Nagari Sulit Air yang diwakili oleh Sekereatris Nagari Meri Aswita, A.Md, Kapolsek X Koto Diatas Iptu Hendri, S.H, Kepala KUA X Koto Diatas Busvi  Eriyon, MA, Kepala SMP X Koto Diatas diwakili oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Drs. Salman, M.MPd dan Kepala MTsN 7 Solok Dra. Iffa Yetriyeni.


Drs. H. Irdizon, Kepala MAS PSA mewakili yayasan dalam sambutannya menyampaikan untuk tahun ajaran 2018/2019 ini PSA menamatkan 47 siswa yang terdiri dari 24 siswa MA dan 23 siswa MTs.

"Dengan telah berakhirnya masa belajar di PSA, maka para siswa kami kembalikan pada walimurid masing-masing untuk seterusnya melanjutkan pendidikan sesuai cita-cita" kata H. Irdizon.

Ditambahkannya berakhirnya pendidikan dibangku MTs maupun MA bukanlah akhir dari pendidikan atau masa belajar, tetapi masih panjang langkah untuk mencapai cita-cita. Untuk itu diharapkan agar para siswa melanjutkan pendidikan sesuai dengan bakat dan cita-cita.

"Untuk MTs selain Madrasah Aliyah dan SMA ada SMK yang memberikan beragam skill sesuai bakat. Untuk MA ada beragam perguruan tinggi yang siap menampung untuk kemudian dididik sesuai jurusan yang dpilih", imbuhnya.

Namun ditegaskan yang terpenting adalah setelah tamat madrasah, jangan sampai laumni kehilangan ciri orang madrasah. 

"Maka pertahakankan ciri khas itu ditengah masyarakat dengan memberikan teladan lewat amalan ilmu agama yang telah dipelajari di madrasah" tutup H. Irdizon.

Kepala KUA X Koto Diatas Busfi eriyon, MA yang mewakili Ka. Kankemenag Kab. Solok mengawali sambutannya dengan rasa bangga akan ranah Sulik Air yang kaya akan cendikiawan serta perhatian dan minat yang tinggi akan pendidikan agama. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya jumlah madrasah yang ada di nagari Sulit Air, baik tingkat tsanawiyah maupun Aliyah.


Busfi Eriyon juga berharap dengan terus bertambahnya lulusan madrasah dari nagari yang terkenal hingga ke mancanegara ini akan terus bertambah jumlah intelektual muslim dan cendekiawan dari Sulit Air.

Selesai sambutan, acara dilanjutkan dengan penampilan bakat dan kesenian siswa dihadapan para undangan. Ketua Panitia Pelaksana, Maihendrik, SE mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyukses acara ini.

reporter : Hendrik
editor : Moentjak