Kemenag Kota Pariaman Launching Kalibrasi Arah Kiblat di Sikapak Barat

Pariaman, SuhaNews. Kiblat merupakan syarat sahnya sahalat bagi umat Islam. Kiblat yang salah akan  menyebabkan shalat juga tidak sempurna.   Agar arah kiblat tepat dan sempurna  di setiap rumah yang ada di Sikapak Barat, Kepala Desa Sikapak Barat  berinisiatif melakukan kalibrasi arah kiblat yang akan dilaunching oleh Kakankemenag Kota Pariaman  Jum’at (14/12). 


Acara yang dihadiri oleh Kakankemenag Kota Pariaman beserta jajaran, Kepala Desa Sikapak Barat dan tokoh masyaraka yang ada di Sikapak Barat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman H.M,.Nur dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan launching arah kiblat di desa Sikapak Barat ini merupakan yang pertama kali  dilaksanakan di Kota Pariaman.

M.Nur menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya kita bersama untuk menentukan arah kiblat yang benar, karena kiblat merupakan acuan utama bagi umat Islam di dunia ketika akan melaksanakan shalat lima waktu sehari semalam.

“Kalau seandainya didapatkan di mushalla dan masjid terdapat kekeliruan dan kesalahan arah kiblatnya, maka jalan keluarnya adalah cukup dengan  menggeser tikar   atau sajadah yang ada kke arah yang tepat dan jangan sampai pula bangunan mushalla dan masjid dirobohkan”, pesan M.Nur.

M.Nur mengatakan realita di lapangan yang ditemukan bahwa meski sudah disosialiasaikan dan dilaksanakan perbaikan, namun masih ada  rumah ibadah yang kiblatnya salah dan menyimpang  mulai dari satu derajat hingga sepuluh derajat.

“Bila hal ini terjadi maka akan terjadi pergeseran arah kiblat mencapai  100 kilometer dan kalau penyimpangannya 10 derajat, shalat tak lagi menghadap kiblat (Ka’bah), melainkan ke Ethiopia, ujar M.Nur.

Kakankemenag Kota Pariaman berikan apresiasi kepada desa Sikapak Barat yang telah mengangkatkan acara ini. Menurutnya dengan adanya kegiatan ini  kita akan sosialisasikan kemasyarakat bahwa desa Sikapak Barat  merupakan desa pertama yang melaksanakan lauching arah kiblat sehingga tugas kami selaku Kankemenag sangat terbantu, terangnya.

M,Nur berharap dengan adanya kalibrasi ini masayarakat dan pejabat desa yag melaksanakan shalat mendapatkan arah kiblat yang benar dan tepat, karena kiblat merupakan syarat sahnya shalat, sehingga amal ibadah shalat kita akan lebih mantap nilainya di mata Allah, tukuk M.Nur.

Kepala Desa Sikapak Barat yang diwakili oleh Ketau KAN Syafrizal, mengatakan kegiatan ini merupakan kesepakatan kami dengan masyarakat desa mengingat dan menimbang masih ada  arah kiblat  yang masih simpang siur, walaupun sebenarnya tim ruhyat Kankemenag telah melaksanakan kalibrasi arah kiblat ke desa Sikapak Barat. Contohnya saja Masjid Muhammadiyah di desa  Sikapak Barat.

Sementara itu ahli Badan Hisab Rukyat (BHR) Kemenag Kota Pariaman, Ikhlas mengatakan bahwa berdasarkan pengamatan pada Jum’at  (14/12) siang di kantor desa Sikapak Barat ini ternyata ditemukan hasil ada perbedaan arah kiblat yakni sekitar 6 derajat ke arah utara, dari sebelumnya 6  derajat mengarah  ke barat yaitu Lintang 0 derjat mengarah  ke barat yaitu Lintang 0 derajat 34,644=0 derajat 34’644= 0 derajat 34’38,64 dan bujur  100 derajat 07,736 = 100 derajat  7’44,16

Masyarakat juga dapat melakukan uji kiblat pada 27 Mei  karena posisi matahari tepat  berada  di atas  ka’abah. Ini kesempatan untuk menguji ulang apakah arah kibklat shalat selama ini sudah benar”, imbuhnya.

“Peristiwa ini hanya terjadi dua kali dalam setahun yakni pada tanggal 27 Mei dan 16 Juli sekitar pukul 16.18 Wib atau pada waktu zuhur  untuk Kota Mekkah”, tambahnya.

Usai acara Launching Arah Kiblat di Kantor Desa Sikapak Barat, dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dari Kakankemenag Kota Pariaman kepada Desa Sikapak Barat  sebagai desa pertama  yang launching Kalibrasi Arah Kiblat di Kota Pariaman. (Rita)