Bupati Hadiri Mubes Bukit Kandung Sepakat

Solok, SuhaNews –Bukit Kandung Sepakat gelar mubes (musyawarah besar) XIX, Rabu dan Kamis (13-14 Juni 2018) di SD Negeri 25 Bukit Kandung, Kecamatan X Koto Diatas. 


Mubes BKS ini dihadiri oleh  Bupati Solok  H. Gusmal, Kepala Dinas Kominfo  Mulyadi Marcos,        Kepala Dinas Pariwisata Yandra,  Kepala Kantor Kesbangpol Junaidi, Camat X Koto Diatas Teta Midra, Walinagari Bukit Kandung  Arizon, Ketua DPP Bukit Kandung Sepakat Anasrul,  Ketua KAN Nasripul Romika Dt. Gindo Sutan, Ketua DPC Bukit Kandung Sepakat dari berbagai daerah di Indonesia, serta perantau dan masyarakat di kampung.

“Mubes dilaksanakan selama 2 hari, 13-14 Juni 2018,” ujar Ketua KAN Nasripul Romika Dt. Gindo Sutan. Peserta merupakan utusan DPC dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti dari Jabodetabek, Lampung, Duri, Padang, Bukittinggi, Padang Panjang. Masih ada yang dalam perjalanan pulang untik mengikuti Mubes ini, ujar Ketua DPP BKS.

Sambutan ketua DPP BKS Anasrul dilaksanakan sekali dua tahun. Di samping merumuskan sejumlah program, sekaligus memilih pengurus DPC di berbagai daerah di Indonesia. DPP BKS juga memilikiprogram untuk pengadaan mobil ambulance di kampung halaman. Ini salah satu program yang belum terwujud karena belum cukupnya dana pembelian mobil ambulance tersebut.

“Semoga kepengurusan yang baru bisa mewujudkannya,” harap Anasrul. Keberadaan mobilambulance ini penting untuk membantu masyarakat karena Bukit Kandung terletak jauh dari Rumah Sakit maupun pusat pemerintahan.

“Program BKS diharapkan sejalan dengan empat pilar pembangunan Kabupaten Solok,” harap Bupati Solok, H. Gusmal. Pemkab Solok menetapkan empat pilar pembangunan yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan dan pemerintahan yang baik. Pengadaan mobil ambulance termasuk salah satu program BKS yang sejalan dengan empat pilar pembangunan yakni di bidang kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Solok, jelas Gusmal, menyambut baik program BKS sebagai salah satu kontribusi perantau terhadap Kabupaten Solok, khusunya terhadap Nagari Bukit Kandung ini. Bantuan perantau dari segi moril dan materil dibutuhkan untuk memajukan nagari ini.



“Buatlah program terlebih dahulu, sebelum memilih pengurus,” harap Gusmal. Siapapun yang terpilih dan memimpin DPP dan DPC Bukit Kandung Sepakat ini bisa menjalankan program yang sudah disepakati tersebut. Wewe